senahoynevets

Berpikir Kiri, Bertindak Kanan

Coffee Bean, 15 Mei 2011

with one comment

 

Ini cerita sebenarnya sudah lama ingin ditulis dan di-share pada teman-teman semua, tapi karena ada beberapa hambatan yang gue alami seperti belum ngerti cara blogging dan belum punya laptop, akhirnya baru sempat ditulis sekarang.

Boleh dikatakan bahwa hari itu adalah pertama kali bagi gue melakukan beberapa hal baru : gue pertama kali nyobain Coffee Bean yang harga satu cangkir kopi-nya bisa sampai 50rb, gue pertama kali datang ke Pondok Indah Mall jam 10 pagi dan dihari minggu pula, pertama kali gue pake baju baru warna kuning gue (bukan kaos partai yang jelas) yang baru beli karena pengen ketemu orang yang ngajak Meet-Up (bahasa keren-nya itu Kopdar), dan yang paling penting adalah hari itu merupakan pertama kali gue bertemu dengan WW.

Sebenarnya perjumpaan gue dengan WW itu unik. Sosial media Twitter telah membuat gue bisa ketemu sama dia. WW bukan idola gue saat itu. Boro-boro dia jadi idola gue, wong gue aja sebenernya ngga tau siapa dia. Sampai saat ini gue masih coba rekonstruksi pikiran lagi kenapa gue bisa follow WW di twitter dan minta ikutan Meet Up dimana jelas-jelas gue ngga kenal WW itu siapa. Tapi gue tahu, segala sesuatu itu udah diatur sama yang diatas (kalau ngga atap rumah lo ya lampu hehe kata “diatas” ini harus mengalami perubahan redaksional kata ya sebenarnya).

Oke, supaya ngga terlalu bosan untuk dengan cerita gue mending langsung ke esensi cerita ini aja deh

WW itu siapa sih sebenarnya ?

Wimar Witoelar alias WW, Oh ya, untuk teman-teman yang belum tahu siapa WW, WW itu adalah mantan jurubicara kepresidenan masa pemerintahan Abdurrahman Wahid atau lebih akrab dikenal sebagai Gus Dur.

sebenarnya gue merasa kurang ajar memanggil orang yang umurnya jauh diatas gue tanpa embel-embel “pak” atau minimal “mas”. tapi mau bagaimana lagi, WW ngga bersedia sih kayaknya dipanggil pakai embel-embel itu. Pagi itu, WW menggunakan baju hijau Yahoo Koprol dengan rambut gondrong yang menurut gue keren aja buat seorang seumuran beliau.

WW itu ternyata orang yang sangat ramah dan memiliki kharisma yang membuat orang merasa nyaman dengan dia. Meskipun gue baru pertama kali bertemu dengan WW, menurut gue dia adalah orang yang dapat mengerti situasi yang dialami oleh orang lain, dimana saat itu gue sebenernya minder mau ketemu dia.

Singkatnya, setelah bertemu gue langsung ditraktir kopi seharga 50rb itu (yang menurut gue sangat mahal hanya untuk segelas kopi).

Dalam perjumpaan itu ternyata terdapat juga teman-teman yang baru gue kenal dan kemudian justru menjadi teman sampai saat ini. Ada Dede Kurniawan (@dekurisme), Mas Philip (@jphilip), Mas Heru (@farouksyah), Mbak Anissa (@anissasofyan) dan juga assisten WW yaitu Mbak Atun (@Rumiatun).

Kami bicara tentang banyak hal pagi hari itu. WW itu adalah orang yang sangat suka bercerita. Semua hal diceritakan, gue pribadi sih yakin kalau WW suka cerita bukan karena dia bawel, tapi karena pengalaman hidup dan pengetahuan dia luas.

WW cerita urusan cinta. Ini menurut gue unik, bagaimana mungkin seorang wanita yang berada diseberang lautan dan utara Indonesia bisa jatuh cinta sama WW karena menulis sebuah cerita pendek tentang Anjing yang ngga perlu disisir? J

Ada juga WW cerita masa kecil dia, bagaimana dia bisa baca peta ketika jalan-jalan naik mobil di Eropa ketika kakaknya tidak bisa membaca dan dia akhirnya dapat membawa keluarganya sampai pada tempat tujuan.

WW juga cerita tentang bagaimana  dia bisa dapat beasiswa untuk kuliah di AS.

Sampai pada tahap ini, gue baru bisa menangkap WW itu siapa sebenarnya.  sedangkan teman-teman lain yang hadir saat itu kebanyakan sudah mengenal dia lebih dekat seperti Dede Kurniawan (@dekurisme) yang sudah pernah mewancarai dia, bahkan Heru (@Farouksyah) adalah secret admirer-nya WW.

coffee bean 15 mei 10am

Nah, tapi ada satu obrolan di pagi itu yang kemudian mempengaruhi “perspektif” (pinjam istilahnya ya W hehe) gue untuk sadar bahwa Indonesia tidak bisa dirubah secara keseluruhan. Tapi Indonesia dapat diubah dengan mengubah pribadi-pribadi yang ada disekitar kita dengan cara yang positif dan benar –dilhat video yang gue sertakan ditulisan ini ya, ada dibagian akhir video kok J

Perspektif itulah yang kemudian membuka mata gue secara pribadi untuk mengerti Indonesia lebih lagi.

Lompat ke ending cerita deh, Meet Up pertama kali gue dengan WW dan teman-teman lainnya ngga Cuma dilakukan satu kali aja, tapi kemudian terus berlanjut dengan Meet Up lain, bahkan sampai diundang untuk merayakan tahun baru di rumah WW !  Dan gue sangat senang bisa kenal dengan WW apalagi bisa berteman dengan beliau, meskipun rentang usia yang sangat jauh ..

Gue itu sebenarnya ngga terlalu pandai nulis cerita yang pakai bahasa informal seperti ini, berasa kepengen ketawa sendiri karena merasa aneh aja meskipun gue tetep bicara pakai cara ini sehari-hari. ibaratnya, mending gue buat esai tentang Diplomasi AS dan Iran deh yang sifatnya Brinkmanship #eh ngelantur…

Paling ngga, ada beberapa pelajaran yang gue dapet dari perjumpaan dengan WW yang temen-temen bisa juga pelajari. Pertama, jangan pernah takut ketemu dengan ketemu orang baru karena bisa aja saat itu menjadi sebuah Turning Point dalam hidup lo karena orang yang baru lo ketemuin itu sangat menginspirasi.

Kedua dan ini yang paling penting, jangan pernah ngopi ditempat yang harganya 50rb (karena selain mahal khususnya bagi mahasiswa, juga secara ngga langsung kita menyakiti petani kopi kita sendiri ya J) kecuali diajak sama WW ! hehe

“Urus Yang Bisa Diurus”

 

Sumber Video : http://tvtwo.info/urus-yang-bisa-diurus-aja

Written by polhaupessy

Februari 16, 2013 pada 10:13 am

Ditulis dalam Jalan-Jalan

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. ikutan cengar cengir bacanyaa… apalgi dgr komentar” nya WW😀 lanjutkann

    namiho

    Maret 21, 2013 at 12:38 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: